Media Pembelajaran

Inovasi Media Pembelajaran Komberfosis
(Alfi Hasan, S.PdI, M.Pd_ Guru Berprestasi Provinsi Maluku Tahun 2018)




Inovasi pembelajaran melalui media KOMBERFOSIS (Komik Berbasis Foto Siswa) mampu mengaktifkan keterlibatan kegiatan literasi peserta didik dan model pembelajaran menyenangkan yang dapat memicu minat belajar peserta didik. Maka penulis memilih media komik berbasis foto siswa dengan menggunakan dialeg Ambon yang dikombinasikan dengan model pembelajaran complete story (melengkapi cerita) pada pembelajaran Tarikh (Sejarah Islam) .
Media pembelajaran komik yang dimaksudkan disini adalah kerangka ceritra tentang pembelajaran di dalam kelas, selanjutnya dengan memanfaatkan kamera pada HP Android untuk memotret aktifitas siswa di dalam maupun diluar kelas.
Hasil foto tersebut diolah melalui software Adobe Photoshop untuk dijadikan tampilan kartun dan diexport ke dalam software comic life untuk diatur ceritra dan tampilannya sehingga menarik dilihat serta dibaca.
Media ini saya namakan media pembelajaran komik berbasis foto siswa atau disingkat media komberfosis. Sedangkan Model pembelajaran complete story adalah salah satu bentuk model pembelajaran yang tepat untuk materi kisah sejarah di masa lampau, model ini penulis namakan complete story yang artinya cerita lengkap karena pada kegiatan pembelajaran disajikan susunan ceritra yang belum lengkap kemudian peserta didik ditugaskan untuk melengkapi isian dari cerita tersebut. Media komberfosis dan model pembelajaran completet story ini dianggap sebagai alat atau solusi untuk menumbuhkan minat siswa dalam berliterasi dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, karena pembelajaran dengan komik sangat konteks dengan dunia anak.
Media ini telah diujicobakan di Kelas IV SD Negeri 87 Ambon Kecamatan Sirimau Kota Ambon Provinsi Maluku Tahun Ajaran 2017/2018.

Dan dengan media dan model inilah telah mengantarkan penulis dalam proses seleksi pemilihan Gru Berprestasi Tahun 2018 mulai dari Tingkat Sekolah, Kecamatan, Kota, Provinsi hingga ke tingkat Nasional.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar