Mr. Alfi Banda

Blog Berita Pendidikan

sdn87Ambon

Kamis, 27 Februari 2020

IGI Maluku Berharap Orgprof Bersama-sama memberi Bantuan Hukum kepada 3 Guru Peristiwa Sisir Sungai

alfibanda.com_IGI Wilayah Maluku berempati terhadap kasus yang menimpah 3 guru SMPN 1 Turi. IGI Maluku berharap Kapolri berbuat adil terhadap marwah dan martabat guru terkait dengan berita yang simpansiur berkembang di media. tegas Ketua IGI Maluku, Ode Abdurrachman, Kamis (27/02/2020).

Ode menambahkan, guru tak mungkin berniat menyakiti muridnya, apalagi hingga menghilangkan nyawa. Kejadian ini menjadi bahan ikhtiar bagi guru kedepan. Oleh sebabnya IGI berharap kepada semua organisasi Profesi sama-sama kita memberi bantuan hukum kepada ketiga guru yang juga sebagai pembina pramuka di SMPN 1 Turi.

Peristiwa susur sungai yang telah merenggut nyawa siswa SMP 1 Turi tentu saja menjadi persoalan serius meskipun diyakini tidak ada sedikitpun unsur kesengajaan oleh pihak guru pendamping dalam menjalankan tugasnya untuk secara sengaja mencelakai siswanya apalagi hingga membunuh siswanya.

Harus diakui ada kekeliruan dan kelalaian sehingga menimbulkan korban jiwa tetapi juga diyakini bahwa tidak ada unsur kesengajaan oleh guru tersebut untuk menghilangkan nyawa anak didiknya.

“Karena itu proses itu kami serahkan sepenuhnya untuk diproses secara hukum dan kami menghargai dan sangat mengapresiasi kawan-kawan organisasi guru lainnya yang telah lebih awal menurunkan tim bantuan hukum untuk mendampingi kawan-kawan guru kita yang mendapatkan musibah,” kata Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia Muhammad Ramli Rahim kepada Terkini.id – jaringan Suara.com, Rabu (26/2/2020).

Sebagaimana yang dipublish oleh kumparan.com Rabu, (26/02/2020)  di jelaskan bahwa, berita yang berkembang di media tentang penggundulan sudah di klarifikasi oleh tersangka, “Kalau gundul itu permintaan kami, Pak. Pada dasarnya alasan kami demi keamanan. Kalau saya tidak gundul banyak yang lihat saya bentuknya (berbeda), di dalam itu gundul semua. Jadi itu permintaan kami,” ujar tersangka Yoppy.

Yoppy menjelaskan bahwa dia dan 2 tersangka lain juga meminta agar memakai seragam yang sama dengan tahanan lain. Dengan begitu mereka akan aman berbaur dengan tahanan lain dan tidak membuat yang lain iri. 

“Kalau di dalam bajunya sama, gundul semua orang. Jadi tidak spesifik (berbeda) ke saya,” kata dia. 
Yoppy pun meminta kepada Wahyudi untuk mengklarifikasi berita yang beredar. Kemudian soal penggundulan bahkan sesuai permintaan mereka agar sama dengan tahanan yang lain. Yang satunya juga mengaku memang biasa gundul. Saya ingin memastikan para pembina Pramuka ini dalam keadaan sehat dan baik dan tidak ada suatu apa pun.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar