Rabu, 27 November 2019

Sosialisasi Pendidikan Mitigasi di SDN 87 Ambon



Gempa yang mengguncang Pulau Ambon sejak tanggal 26 September 2019 membawa
Rasa trauma dan histeris bagi warga SD Negeri 87 Ambon. Untuk memberikan pendidikan mitigasi bagi para siswa-siswi SD Negeri 87 Ambon, pemerintah Kota Ambon melalui timnya mengutus Kepala Hubmas Protokol DPRD Kota Ambon untuk memberi penguatan mitigasi kepada warga SD Negeri 87 Ambon dalam menghadapi bencana.

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terhitung sejak hari ini, Rabu 30 Oktober 2019 melakukan sosialisasi tanggap bencana kepada seluruh peserta didik di Kota Ambon. Hal ini dikatakan Walikota Ambon. Tujuan dari semua ini adalah menyangkut bagaimana sikap anak-anak sekolah dalam menghadapi bencana gempa bumi. Maksud diadakannya sosialisasi kepada anak sekolah, karena diharapkan sedari awal anak-anak sudah dibekali dengan informasi yang objektif dan secara pelan-pelan anak-anak dapat memahami tentang gempa dan sekolah secara formal akan memberikan penguatan dan kemudian pengetahuan ini dapat disampaikan kepada orang tua. SD Negeri 87 Ambon didatangi Kepala Hubmas Protokol DPRD Kota Ambon untuk memberi penguatan pendidikan mitigasi, Seilvana De Solissa, MH yang ditugaskan di SD Negeri 87 Ambon menyampaikan nasihat-nasihat terkati tentang cara menghadapi bencana dan penanggulangan sampah di sekolah-sekolah. Siswa siswi SD Negeri 87 Ambon sangat antusias mengikuti arahanyannya, mereka di kumpulkan di lapangan di pandu langsung oleh Kepala SD Negeri 87 Ambon.
Di samping itu Pemerintah Kota Ambon akan mengadakan edukasi kegempaan kepada keluarga. Seluruh perwakilan keluarga wajib mengikuti pendidikan itu. Hal itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada setiap keluarga, bagaimana mitigasi mandiri yang dilakukan setiap keluarga manakala terjadi gempa.
Terkait dengan kondisi psikologis sosial masyarakat yang masih bimbang terhadap masalah kegempaan, Walikota Ambon mengatakan, inilah peran pemerintah untuk menjawab dan memberikan perhatian kepada masyarakat dengan cara edukasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar